Alasan Kadisdik Belum Perbaiki SDN Alalak Tengah 2 Banjarmasin
WARTABANJAR.COM - Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, M Yamin memastikan akan memanggil Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Banjarmasin terkait kondisi SDN Alalak Tengah 2 Banjarmasin.
Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Disdik Kota Banjarmasin.
Yamin juga meyakinkan akan meminta komisi terkait untuk bisa memanggil jajaran Pemko Banjarmasin, Khususnya, Dinas Pendidikan (Disdik) Banjarmasin.
“Tidak hanya komisi IV, tapi juga bisa bersama komisi III,” ujarnya.
Baca Juga
Orangtua Santri Kesurupan Naik Pohon di Tabalong Jelaskan ini
Kadisdik Kota Banjarmasin, Nuryadi mengklaim sudah mengetahui kondisi yang menimpa SDN Alalak Tengah 2 Banjarmasin.
Ia mengakui bahwa kondisi yang dialami SDN tersebut jauh dari kata layak. Bahkan, sudah menjadi perhatian pihaknya sejak 2019 lalu.
Nuryadi beralasan lantaran kondisi lingkungan yang kurang mendukung. Ia menjelaskan, bangunan sekolah berdiri di kawasan padat penduduk, dan terkendala oleh akses jalan umum.
“Itu yang membuat pihak sekolah tak bisa berbuat apa-apa. Tapi kondisi ini menjadi catatan kami,” tekannya.
Menurut Nuryadi, alasan lain ialah jumlah siswanya yang tidak begitu banyak. Jadi sementara, perbaikan dilakukan dengan mempertimbangkan skala prioritas.
Menurutnya, anggaran perbaikan di tahun ini, lebih dialokasikan untuk sekolah yang dianggap prioritas. Jadi Nuryadi akan merencanakannya di tahun 2024 mendatang.
Bagaimana dengan APBD Perubahan tahun 2023? Nuryadi bilang hal itu memang memungkinkan dilakukan. Namun, perlu melihat dahulu kondisi di lapangan.
“Nanti kami cek. Kami identifikasi kerusakannya. Bila memungkinkan di anggaran perubahan, akan kami buat perencanaannya,” janjinya.
Seperti diketahui bahwa bangunan SDN Alalak Tengah 2 itu berada dalam sebuah gang. Puluhan tahun, bangunan SDN Alalak Tengah 2 Banjarmasin ini dibiarkan dalam kondisi rusak.
Berulang kali sudah usulan perbaikan dilayangkan, namun sejauh itu pula pihak sekolah hanya diberikan harapan tanpa realisasi.
Bangunan utama gedung SDN tersebut jauh dari kata layak. Salah satunya, ialah bagian plafon yang terletak di bagian atas di luar ruang kelas.