“Adiwiyata ini adalah suatu penghargaan kepada satuan pendidikan. Mereka bisa mengelola lingkungan mulai sejak dini, jadi kita sudah melatih anak-anak untuk mencintai lingkungan seperti memproses sampah dari barang tidak berharga menjadi barang berharga yang bisa digunakan lagi,” ungkap Liana.
Liana berharap kebiasaan tersebut bisa dibawa menjadi kebiasaan di rumah masing-masing dan menjadi kebiasaan sampai dewasa nanti.
Penerima penghargaan Adiwiyata Kabupaten Banjar 17 sekolah, salah satunya SDN Gudang Hirang 2. Adiwiyata Provinsi Kalsel 10 sekolah, salah satunya SDN Sungai Tabuk 2. Dan Adiwiyata Nasional 4 sekolah salah satunya SDN Tambak Anyar. (bjr)
Editor: Erna Djedi







