BACA JUGA: Copa del Rey: Messi Cs Sukses Antar Barcelona Raih Juara Usai Lumat Bilbao Tanpa Balas
Babak Kedua
Sang pencetak gol Morata lalu kesakitan setelah berduel dengan Eder Militao. Ia bisa melanjutkan tetapi staff Atletico menyiapkan Memphis Depay di pinggir lapangan.
Real kemudian hampir menyamakan kedudukan setelah tembakan menyilang Nacho hampir disambar VInicius dan Benzema.
Morata akhirnya keluar pada menit ke-63 untuk digantikan Axel Witsel.
Dani Ceballos lalu menerima kartu kuning setelah melanggar Antoine Griezmann pada menit ke-68.
Tak lama kemudian, sang pemain kembali melanggar keras Thomas Lemar dengan para pemain Atleti meminta kartu kuning kedua diberikan. Namun, wasit bergeming.
Memphis lalu diturunkan untuk menggantikan Angel Correa pada menit ke-73.
Namun, Real Madrid yang berhasil mencetak gol penyama kedudukan.
Gol datang secara fantastis dari kaki Rodrygo setelah ia mengelabui dan meliuk-liuk melewati beberapa pemain lawan pada menit ke-79.
Gol tersebut datang hanya 10 menit setelah sang pemain masuk ke lapangan.
Memphis kemudian memaksa Thibaut Courtois membuat penyelamatan bagus pada injury time.
Laga pun berlanjut ke perpanjangan waktu.
Kelima duel di mana harus ditemukan pemenang antara kedua tim memang berakhir dengan extra time (dua final Liga Champions, satu Copa del Rey, satu Piala Super Eropa, dan satu Piala Super Spanyol).
Perpanjangan Waktu
Drama lanjutan terjadi setelah Atletico harus bermain dengan 10 personel setelah bek Stefan Savic mendapatkan kartu kuning kedua ketika melanggar Camavinga pada menit ke-99.
Hanya empat menit kemudian, Real Madrid berbalik unggul lewat Karim Benzema.
Bernabeu bergemuruh setelah striker asal Perancis itu menuntaskan bola pantulan hasil dari tembakan tak sempurna Vinicius.
Ini adalah gol kesembilan dari sembilan laga terakhir di mana Benzema berperan sebagai starter.
Memphis lalu mendapat kesempatan bagus lagi pada menit ke-115. Kali ini, tembakan voli penyerang asal Belanda tersebut masih melebar dari gawang Madrid.
Justru Real Madrid yang menambah keunggulan menjadi 3-1, kali ini lewat gol Vinicius yang menggiring bola dari kiri ke kanan sebelum melepas tembakan ke tiang jauh yang gagal dihalau Oblak.
Ini adalah kali ke-10 dari 11 laga perpanjangan waktu/penalti di mana Carlo Ancelotti berjaya.
Satu-satunya kesempatan di mana ia gagal melewati rintangan perpanjangan waktu adalah saat tim Bayern yang ia latih kalah kontra Real Madrid pada Liga Champions 2016-2017.
Real Madrid Vs Atletico Madrid 3-1 (Rodrygo 79′, Benzema 104′, Vinicius 120+1/Morata 19′)
Real Madrid (4-3-3): 1-Courtois; 6-Nacho (16-Odriozola 115′), 3-Militao, 22-Ruediger, 23-Mendy (19-Ceballos 44′); 10-Modric, 12-Camavinga, 8-Kroos (11-Asensio 74′); 15-Valverde (21-Rodrygo 69′ [31-Martin 115′]), 9-Benzema, 20-Vinicius.
Atletico Madrid (4-4-2): 1-Oblak; 16-Nahuel Molina, 15-Savic, 22-Mario Hermoso, 23-Reinildo; 6-Koke (17-Saúl 83′), 5-De Paul (4-Kondogbia 83′), 11-Lemar (21-Carrasco 74′), 8-Griezmann (24-Barrios 90′); 10-Correa, 19-Morata (20-Witsel 63′).(DTM/berbagai sumber)
Editor : DTM
Hasil Real Madrid Vs Atletico 3-1, Los Blancos Menembus Semifinal Copa del Rey







