Kasus tersebut terus meningkat di tengah lonjakan Covid-19 di China, pasca Negeri Tirai Bambu beralih dari kebijakan “nol Covid-19” ke pelonggaran.
Meski begitu, kasus China lebih didominasi varian Omicron BA.5.2 dan BF.7.
Badan Keamanan Penerbangan Uni Eropa (EASA) dan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) sudah lebih dulu mengeluarkan rekomendasi untuk penerbangan antara China dan Uni Eropa (UE), Selasa lalu.
Ini termasuk langkah-langkah non-farmasi untuk mengurangi penyebaran virus, seperti pelancong diminta menggunakan masker serta pemantauan air limbah sebagai alat peringatan dini untuk mendeteksi varian baru.
“Pengujian acak juga dapat dilakukan pada sampel penumpang yang tiba,” tulis badan itu merujuk pelancong China.
“Peningkatan pembersihan dan disinfeksi pesawat yang melayani rute ini,” tambahnya.
Mengutip Worldometers, kasus Covid-19 di dunia secara keseluruhan hingga hari ini sebanyak 669.198.417 dengan kematian total 6.716.980.
Sementara warga dunia yang pulih mencapai 640.517.697. (berbagai sumber)
Editor: Yayu







