Diduga Praktik Investasi Bodong di RS Sultan Suriansyah Raup Sekitar Rp 4 M, Kuasa Hukum : Investor Bukan Korban

    Info didapat,  investor yang menanamkan dananya  kepada DES nilainya ditaksir ratusan juta hingga jika ditotal nilainya diperkirakan Rp 4 Miliar. Jumlah investor pun diduga puluhan orang.

    Baca Juga : Diduga Buka Praktik Investasi Bodong di RSUD Sultan Suriansyah, Mantan Pegawai Kontrak Ini Ditaksir Raup Rp 4 M dari Para Korban

    Direktur RSUD Sultan Suriansyah, dr Syaukani ketika dikonfirmasi mengatakan, kini oknum tersebut sudah mengundurkan diri terhitung mulai 16 November 2022 lalu.

    “Bukan sekretaris direktur cuma pegawai PKWT, sebagai admin atau Sekretaris Komite Medik, status pegawai kontrak PKWT lewat penerimaan Dinkes 2019,” katanya.

    Ditegaskan dr Syaukani, jajaran manajemen tidak ada yang terlibat, bahkan dari manajemen juga ada yang menjadi korban praktik dari DES ini.

    ‘Setelah ada desas desus di rumah sakit ada oknum karyawan yang nawari investasi, dan sebagiannya dengan modus mengatasnamakan rumah sakit, kami langsung memanggil beberapa orang untuk dimintai keterangan, selanjutnya memanggil yang bersangkutan melalui bagian kepegawaian dan bagian hukum dan Humas RS. Info terakhir dari beberapa karyawan yang pernah ditawari  dan ikut, sudah diselesaikan secara kekeluargaan, dananya sudah dikembalikan,” ujarnya.

    Dirinya sudah berkali-kali menyampaikan kepada karyawan supaya tidak mudah ikut tawaran-tawaran investasi yang tidak jelas, terlebih mencatut nama RSUD Sultan Suriansyah. (tim)

    Baca Juga : FAKTA Saifuddin Ibrahim, dari Menista Islam, Jadi Pemulung hingga Diburu Polri ke Amerika

    Baca Juga :   Sampah Medis Ditemukan di TPS Banua Anyar, Ratu Sampah: Harus Ditangani Khusus!

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI