Namun Eva juga mengatakan, ketika kereta tersebut berhenti, terdapat tawuran di sekitar Tanah Tinggi Pasar Gaplok.
“Ada beberapa orang yang melintasi depan KA yang sedang berhenti. Jadi bukan karena diberhentikan oleh sekelompok orang,” ujarnya dilansir kompas, Senin (2/1/2023).
Menurut Eva situasi kondusif dan tidak ada gangguan pada kereta api yang berhenti tersebut. Pihaknya juga menegaskan, tidak ada orang membawa senjata tajam yang masuk ke dalam kereta.
Kabar ini dibantah oleh pemilik akun dan kembali membagikan video suasana saat itu. Disebutkan kereta api dilempari batu, penumpang panik.
“ini versi original sound. sy hanya spontan merekam yg terjadi, tidak ada maksud lain. apalagi.sampai mencari makan” dari kepanikan seluruh penumpang btw tidak masuk akal, juga tawuran, karena mereka terlihat seperti bersiap siap nyerang penumpang di dalam. kondisi jam 2 an seingat sy. dan yang bikin panik kaca2 kereta kami di lempar batu .Alhamdulillah tidak ada korban jiwa.”
(aqu/berbagai sumber)
Editor Restu







