BANJARMASIN, WARTABANJAR.COM -Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se Kalimantan Selatan, kembali sambangi Gedung DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) gelar aksi unjuk rasa (Unras) tolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) bermasalah, Selasa (6/12/22) pagi.
Namun sangat disayangkan, lagi-lagi hanya kekecewaan yang di dapat para pengunjuk rasa, karena anggota dewan tak bisa berhadir dihadapan mereka.
“Sejumlah pihak dewan tidak ada ditempat, mareka sedang diluar ada undangan rapat,” ujar seorang pihak kepolisian.
Mereka hanya ingin wakil rakyat menemui massa aksi untuk membahas hal tersebut.
Tegas dengan keinginan untuk bertemu dengan dewan, para massa tetap menunggu kehadiran dewan di depan gedung DPRD Provinsi Kalsel di bawah terik matahari.
“Masa tak ada sama sekali, komisi berapa saja kalau ada temui kami disini. Dari sekretaris maupun lainnya yang ada didalam,” jelas seorang orator aksi.
“Kami tunggu 10 menit jika tidak ada, kami akan paksa masuk gedung DPRD Kalsel,” tegasnya.
Hingga berita ini diberitakan, belum ada wakil rakyat yang menemui massa aksi dari BEM se-Kalsel di lokasi unras. (est)
Editor : DTM
BEM se-Kalsel Demo Tolak RKUHP Bermasalah di DPRD, “10 Menit Tak Ada Dewan, Kami Paksa Masuk”







