WARTABANJAR.COM, CIANJUR – Pihak Kepolisian Republik Indonesia melalui Tim Disaster Victim Identification (DVI) terus berupaya melakukan indetifikasi korban gempa Cianjur, Jawa Barat.
Indetifikasi dilakukan terhadap jenazah tertimbun tanah dan reruntuhan bangunan/
Tim DVI menjelaskan tentang proses identifikasi jenazah yang ditemukan tertimbun tanah usai gempa berujung longsor di Cianjur, Jawa Barat (Jabar).
Baca juga: Helikopter Milik Polri Lost Contact di Bangka Belitung, Polairud Baharkam Lakukan Pencarian
Kepala Biro Dokpol Pusdokkes Polri, Brigjen Nyoman E Purnama, mengatakan bahwa jenazah yang ditemukan sudah tidak dalam kondisi mudah dikenali dari rekam medis.
Hal itu dikarenakan jenazah yang berada di timbunan tanah atau bangunan, juga air membuat keadaannnya tidak lagi bagus.
Tak dapat dipungkiri, semakin lama ditemukan, kondisi jenazah semakin sulit diidentifikasi.







