Kini, serangan wabah kolera semakin memperparah nestapa Suriah.
Sejumlah wilayah di Suriah, terutama daerah kegubernuran yang terisolir dan jauh mengalami krisis air bersih setelah infrastruktur pengairan dan saluran pembuangan hancur akibat perang saudara pada 2011.
WHO meyakini bahwa para warga terpapar kolera setelah meminum air di Sungai Eufrat yang mengalami kekeringan.
Musim kemarau parah, pemompaan air tanah yang berlebihan dan pembangunan bendungan-bendungan baru di Turki yang merupakan hulu Eufrat, telah membuat sungai itu kekeringan parah.
Penyusutan level permukaan air telah menciptakan rawa-rawa dan genangan di sepanjang sungai tempat terkumpulnya limbah dan kontaminan lainnya. (berbagai sumber)
Editor: Yayu







