Perlunya Latihan Koreografi untuk Mengasah Kemampuan Membeladiri

Gerakannya sudah diatur, penyerang melakukan lima langkah maju sambil menukul atau menendang dan yang diserang melangkah mundur lima kali juga sambil menangkis, baru kemudian membalas.

Tahap pertama setiap langkah serangan itu bentuk pukulan atau tendangannya sama, kemudian bentuk tangkisannya sama.

Tahap kedua, setiap langkah bentuk pukulan berbeda, begitu pula tendangannya, sehingga yang diserang melakukan tangkisan-tangkisan berbeda pula.

Lakukan pola serang dan bela ini secara bergantian, sehingga satu sama lain dapat merasakan bagaimana diserang dan menyerang.(*)

Editor Restu