“Kami bergerak cepat untuk mencari penyebab insiden dan melakukan perbaikan,” katanya.
Sejauh ini tak ada korban tewas maupun terluka setelah ledakan tersebut.
Penyebab ledakan juga masih dalam proses penyelidikan.
Sementara itu, Wali Kota Kaohsiung, Che Chi Mai meminta CPC menangguhkan operasi kilang minyak di distrik tersebut sampai penyelidikan rampung.
Ia juga mengatakan pihak berwenang CPC dikenai denda dengan total US$165 ribu atau sekitar Rp2,5 miliar sebagai buntut dari musibah tersebut. (berbagai sumber)
Editor: Yayu







