Sehingga saat kondisi lelah, tiga ABK tanpa sepengetahuan masuk ke dalam palkah dan diduga tidak tahan terhirup aroma sisa sisa cairan pembersih yang mengakibatkan jatuh pingsan.
Diakui Jaya, setelah selesai bongkar muat ikan ada jeda waktu untuk melakukan pembersihan agar sirkulasi udara bisa kembali normal setelah endapan bau ikan yang menyengat.
Meskipun demikian, Jaya bersyukur insiden itu tidak menimbulkan korban jiwa dan ketiga ABK tersebut sudah dinyatakan aman setelah dibawa ke rumah sakit.
Jaya mengatakan, hal ini akan menjadi pengalaman dan pelajaran pihaknya agar menjadi lebih hati-hati lagi mengingat insiden tersebut juga bisa merenggut nyawa pekerjanya.
“Saya harap kelalaian ini tidak terulang lagi dan selaku pemilik kapal dan usaha mengucapkan banyak-banyak terimakasih,” ucap Jaya. (edj/mc)
Editor: Erna Djedi







