WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kementerian Agama RI mengunngkapkan, kesalahan cetak pada lembaran mushaf Al-Qur’an yang diterbitkan Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) yang kini marak beredar di media sosial sebelumnya juga pernah beredar.
Kesalahan cetak itu tepatnya pada ayat 8 surat Al-Kahfi, yaitu kata lajaa’iluuna tertulis lajaahiluuna.
Informasi tersebut sebelumnya juga beredar pada April 2022.
Melalui rilisnya, Kemeneg menyebutkan, pada April itu, Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an (LPMQ) Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama telah memberikan penjelasan.







