Penggelapan dan Penipuan Jadi Kasus Terbanyak Dilaporkan Warga ke Polsek Kertak Hanyar

Dijelaskannya, di wilayah Kertak Hanyar dan Tatah Makmur tidak berpotensi terjadi karhutla dimaksud, karena lahannya bukan lahan gambut yang mudah terbakar.

Apalagi saat ini ketinggian air masih terjadi di persawahan milik petani setempat.

”Banyak petani yang hasil panennya berkurang dari biasanya, bahkan ada yang gagal panen karena terlalu lama terendam, kita cukup prihatin dengan apa yang dialami petani tersebut,” ucapnya.

Meski tidak berpotensi karhutla, namun pihaknya tetap siaga jika hal tersebut terjadi.

”Kapolsek pak Agung, jika melihat asap saja, langsung perintahkan ayo cek sana. Beliau sangat eksis dan perhatian terhadap bahaya karhutla, tapi setelah kita cek ternyata asap dari pembakaran ban bekas,” ujar Khairul.

Lebih jauh Khairul meminta kepada masyarakat untuk ikut serta menjaga kamtibmas, karena hal tersebut bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian tapi merupakan tanggung jawab bersama.

”Kepada warga yang ingin bantuan atau ada yang ingin dilaporkan kepada Polsek Kertak Hanyar bisa menghubungi nomor 0821 6011 0110 yang siap 24 jam melayani warga, dan pasti akan direspon,” tutupnya. (bjr)

Editor: Yayu