Won Korea Selatan melemah 1,13 persen, dan tak ketinggalan yuan China juga melemah 0,59 persen.
Sementara itu, Senior Analis DCFX, Lukman Leong memperkirakan rupiah semakin lesu hari ini sebab The Fed kembali memberikan sinyal akan menaikkan suku bunga acuan tahun depan.
“Gubernur The Fed Minneapolis, Neel Kashkari menghendaki kenaikan suku bunga acuan lebih banyak untuk melawan inflasi. Hal ini menyebabkan sentimen risk off pada investor,” ujar Lukman.
Ketika The Fed mengerek suku bunga acuan, maka dolar AS otomatis semakin perkasa.
Hal itu akan membuat sebagian besar mata uang termasuk rupiah melemah. (berbagai sumber)
Editor: Yayu Fathilal







