Plafon RSD Idaman Bocor, Jadi Salah Satu Perhatian Takyin Baskoro Dalam Kunjungan Kerja Komisi I DPRD Banjarbaru

WARTABANJAR.COM, BANJARBARU – Pengunjung di Rumah Sakit Daerah Idaman Banjarbaru Jalan Trikora Banjarbaru disambut dengan tempat sampah berwarna biru yang dijadikan penampungan air, Jumat (9/9) pagi. Cuaca di Banjarbaru saat itu sedang hujan deras, bagian plafon teras rumah sakit itu mengalami kebocoran.

Tempat penampungan air itu beralaskan kardus, setitik demi setitik memenuhi tempat sampah tersebut.

Hal itu pun menjadi salah satu menjadi perhatian anggota Komisi I DPRD Kota Banjarbaru yang melakukan kunjungan kerja di RSD Idaman Banjarbaru.

Ketua Komisi I DPRD Banjarbaru, Takyin Baskoro kepada Wartabanjar.com menyampaikan, pihaknya melakukan kunjungan kerja ke RSD Idaman Banjarbaru ini dalam rangka melaksanakan fungsi pengawasan lembaga legislatif terhadap pelayanan di rumah sakit.

Ada beberapa hal menjadi perhatian, salah satunya adalah kondisi fisik RSD Idaman Banjarbaru.

“Banyak bagian instalasi yang mengalami keretakan dan kerusakan, namun kondisi itu mulai diperbaiki dengan anggaran APBD tahun 2022 ini. Selebihnya tetap akan dilanjutkan pada tahun anggaran berikutnya,” katanya kepada Wartabanjar.com.

Dia mengatakan, meskipun pihaknya melihat ada beberapa bagian yang masih dinilainya bermasalah, tetapi sudah masuk dalam perencanaan secara bertahap untuk disempurnakan.

“Bersyukur, keluhan pengunjung terkait atap bocor dan plafon yang rusak serta pengecatan gedung yang kusam sudah dilakukan pembenahan oleh pihak RSD Idaman Banjarbaru,” imbuhnya.

Menjadi perhatian lainnya, menurut politisi dari Partai Nasdem Kota Banjarbaru ini adalah, mereview progress RSD Idaman dari tahun ke tahun, terkait dengan sarana dan prasarana pelayanan publik.

Menurutnya, terjadi perkembangan yang signifikan dengan semakin bertambahnya klinik pelayanan dari waktu ke waktu. Disamping itu kondisi sumber daya manusia yang terus ditingkatkan.

“Yang juga menjadi perhatian kami adalah, pentingnya meningkatkan status rumah sakit ini dari tipe C menjadi tipe B,’ ungkapnya.