- Memantau kondisi terkini lapangan dan menyebarkan informasi peringatan (curah hujan, tinggi muka air) dan potensi wilayah terdampak;
- Koordinasi dengan stakeholder dalam penyiapan tim siaga bencana dan sumberdaya;
- Mengidentifikasi tempat pengungsian termasuk infrastruktur pengungsian sesuai protokol kesehatan;
- Mengidentifikasi kebutuhan logistik dan peralatan;
- Memastikan alat peringatan dini berfungsi dengan baik;
- Memastikan ketersediaan rambu dan jalur evakuasi.
Bagi masyarakat untuk dapat mengambil langkau antisipasi dan kesiapsiagaan dengan:
- Menyiagakan tim siaga bencana (memantau kondisi terkini lapangan, melakukan
koordinasi dengan aparatur Desa, menyiapkan evakuasi); - Menyimpan barang penting ke tempat aman;
- Membatasi aktivitas di luar rumah;
- Jika berada di luar rumah hindari pohon besar, baliho, dan saluran air/ gorong-gorong;
- Menyiapkan tas siaga (makanan, minuman, obat, uang, pakaian, dokumen berharga dll);
- Tetap melakukan 3M (Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun).
Baca Juga
Suporter Arema FC Diamankan Petugas Usai Nyalakan Flare di Demang Lehman
Editor Restu







