Harga Emas Antam Kembali Anjlok Rp8.000 Jadi Rp 949.000/Gram, ini Sebabnya

Harga emas di perdagangan spot turun 6,27 persen ke US$1.704,7 per troy ons pada pagi ini.

Analis PT Sinarmas Futures, Ariston Tjendra memproyeksikan harga emas melemah hari ini karena ekspektasi pasar terkait kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS (The Fed).

Hal ini menjadi sentimen utama penurunan harga logam mulia ini.
Menurutnya, isu kenaikan suku bunga acuannya The Fed mendorong dolar AS menguat, membuat pasar mengalihkan portofolionya ke aset dolar dibandingkan emas.

“Pasar berekspektasi bahwa TheFed akan melanjutkan kenaikan suku bunga acuannya hingga tahun depan sampai tingkat inflasi AS menurun signifikan, menjadi pemicu utama penurunan harga emas,” katanya.

Hari ini, ia memperkirakan harga emas internasional berada dalam rentang support US$1.680 per troy ons dan resistance US$1.700 per troy ons. (berbagai sumber)

Editor: Yayu Fathilal

Baca Juga:

Per 1 September Pertalite Tak Jadi Naik, Tetap Rp 7.650/Liter