Blak-Blakan UAS pada Rhoma Irama Tolak Jadi Cawapres Prabowo

“Pertama, ketemu dengan voter. Kedua pada saat hari pencoblosan jangan sampai kena serangan fajar,” kata UAS.

“Karena bisa saja di situ 18 bisa 180 karena musuh kita,” ucapnya.

“Bisa saja kita 500 jadi 50, bisa jadi 5 suara. Bisa jadi dimainkan, dan kita tidak punya uang untuk membayar saksi,” kata Abdul Somad.

“Kok rasa rasanya seperti sudah 2024, bang haji,” kata UAS bernada gurauan.(aqu)

Baca Juga
Pencarian Orang Hilang di HSU, Tak Pulang Usai Mancing

Editor Restu