WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Balita berjualan roti di pinggir Jalan A Yani Banjarmasin seketika viral saat diabadikan akun instagram sayaphati.
Tampak, balita yang terlihat asyik makan nasi kuning ini menjajakan roti dengan harga Rp 2.000. Dalam video pembeli memborong semua roti yang dijual, Selasa (23/8).
Bocah mungil ini hanya tersenyum saat ditanya keberadaan ibunya. Namun informasi mengenai bocah ini pun viral.
Ada akun yang membocorkan balita tersebut dipaksa oleh orangtuanya untuk mencari nafkah. Bahkan kerap mendapatkan perilaku kejam saat menolak.
Disebutkan balita tersebut berusia 3 tahun berinisial K. Ia tinggal di Jalan Pekapuran A, belakang Hotel Galaxy Hotel Banjarmasin.
Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina angkat bicara. Kepada wartawan, Ibnu Sina mengatakan, atas viralnya video kekerasan anak di media sosial tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin pada Tahun 2021 silam melalui perangkat Kelurahan setempat bersama Jajaran SKPD terkait sudah menangani tepatnya pada tanggal 23 November tahun lalu.
“23 November tepatnya, Perangkat Kelurahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Dinsos, DP3A sudah melakukan kunjungan kerumah yang bersangkutan, kemudian mengadakan pendekatan personal, kemudian sampai dua Desember, Tim lengkap ini mengedukasi orang tuanya, dan orang tua menandatangani, berkomitmen surat pernyataan tidak akan melakukan kekerasan lagi terhadap anak, baik secara fisik, psikis, ekonomi maupun seksual,” kata H Ibnu Sina, Rabu (24/8).
Baca Juga :







