Karena kalau pun ada reshuffle, akan berapa lama menteri baru akan bekerja dan beradaptasi.
“Kemudian yang kedua dia kan mau smooth landing nih, bayangan saya kalau dia lakukan reshuffle lagi, berapa lama tuh menteri baru akan ada beradaptasi,” terang Hensat.
Lebih dari itu Hensat menambahkan, jika Jokowi mencopot semua menteri Nasdem, maka Nasdem yang paling diuntungkan.
Karena dengan karakter pemilih Indonesia yang mudah bersimpati, Nasdem seakan tengah dizalimi.
“Kalaupun dia (Jokowi) hentikan atau dia ganti menteri-menterinya Nasdem, Nasdem dalam posisi yang diuntungkan, karena apa? Ya mereka sebagai partai yang dizalimi, itu akan mendapat nilai tersendiri di mata masyarakat,” tandas Hensat. (edj/net)
Editor: Erna Djedi







