WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Novel The Satanic Verses alias Ayat Ayat Setan berhasil masuk berbagai daftar buku terlaris Amazon, beberapa hari setelah penulisnya, Salman Rushdie, ditikam di New York.
Menurut laporan New York Post, novel Rushdie yang paling terkenal itu menjadi buku terlaris di kategori buku Fiksi dan Kontemporer Amazon.
Selain itu, The Satanic Verses juga menjadi buku kedua terlaris di bagian Ilmu Sosial dan Politik, dan Humor Psikologi dan Self-Help.
Buku ini juga menjadi masuk posisi tiga di daftar Fiksi Satire.
Pada Selasa (16/8) pagi, The Satanic Verses pun menjadi buku terlaris ke-26 di situs laman Amazon AS secara keseluruhan.
Versi buku-audio dari The Satanic Verses juga masuk ke urutan ke-tujuh terlaris di Amazon Audible.
Baca Juga:
Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
Capaian ini terbilang meroket lantaran menurut laporan CNBC, buku karya Salman Rushdie sebelumnya bahkan tidak masuk dalam daftar 100 besar buku terlaris di Amazon.
Insiden penikaman juga mengerek penjualan buku Salman Rushdie lainnya, seperti Joseph Anton: A Memoir (2012) yang berhasil berada di puncak daftar Intoleransi Agama milik Amazon.
Kemudian novel Midnight Children yang dirilis Salman Rushdie pada 1981, sebelum The Satanic Verses, juga meroket naik ke posisi dua daftar buku terlaris kategori Mitos dan Legenda Asia.
Sebelumnya diberitakan bahwa pada Jumat (12/8/2022) waktu New York, Salman Rushdie diserang dan ditikam hingga 15 kali saat akan memberikan kuliah soal kebebasan berekspresi di Chautauqua Institute.
Salman Rushdie ditikam oleh seorang pemuda bernama Hadi Matar (24) yang membuat kondisi Rushdie cedera serius bahkan terancam kehilangan salah satu matanya.
Rushdie pun mulai membaik bahkan hanya sehari setelah dirinya ditikam secara brutal.
Bahkan hanya dalam beberapa hari dia bisa lepas dari ventilator dan bisa berbicara kepada penyidik soal kejadian tersebut.
“Kami sangat berterima kasih kepada semua masyarakat yang dengan berani melompat untuk membelanya dan memberikan pertolongan pertama bersama dengan polisi dan dokter yang telah merawatnya. Dan untuk curahan cinta dan dukungan dari seluruh dunia,” kata keluarganya.
Jaksa Wilayah menilai penyerangan terhadap Salman Rushdie “sudah direncanakan” oleh Hadi Matar, terduga pelaku yang membuat penulis itu terluka serius.
Selain itu, jaksa Jason Schmidt menyebut dalam sidang dakwaan pada Sabtu (13/8/2022) waktu setempat, Hadi Matar telah melakukan percobaan pembunuhan atas Salman Rushdie.
“Ini merupakan serangan yang sudah ditargetkan, tidak diprovokasi, dan sudah direncanakan,” kata Schmidt, seperti diberitakan AP.
Sinopsis Novel The Satanic Verses atau Ayat-ayat Setan Karya Salman Rushdie
Novel The Satanic Verses atau Ayat-ayat Setan adalah karya keempat novelis berdarah Inggris-India, Salman Rushdie yang kali pertama diterbitkan pada 26 September 1988 silam.
Walau sukses dan mendapatkan ulasan positif dari para kritikus sastra dunia, karyanya ini kemudian mengundang protes dan kontroversi karena dianggap mengandung penistaan agama.
Di dalamnya disebutkan dikutip sebagai motivasi dalam pengeboman, pembunuhan, dan kerusuhan ekstremis Islam serta memicu perdebatan tentang penyensoran dan kekerasan bermotif agama.
Salman Rushdie kemudian diincar banyak pihak untuk dibunuh, bahkan pihak-pihak terkaitnya seperti penerjemah novelnya ke dalam Bahasa Jepang, Hitoshi Igarashi yang ditikam hingga tewas oleh seorang pria Bangladesh pada tahun 1991.







