Viralnya Maba Untirta, BEM Berikan Klarifikasi, ‘Akui Beberapa Mahasiswa Dilarikan ke Rumah Sakit’

WARTABANJAR.COM – Kisah technical meeting Pemberkasan dan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa disingkat Untirta mendadak viral.

Technical meeting mahasiswa baru atau maba di Untirta, perguruan tinggi negeri yang terdapat di Kabupaten Serang, Banten dikabarkan dikeluhkan mahasiswa.

Pihak Untirta akhirnya memberikan klarifikasi melalui BEM sebagai berikut:

Press Release Kegiatan Technical Meeting PKKMB
Tanggal 9 Agustus 2022 di Kampus Untirta, Pakupatan Nomor: 05.02/UN.43/BEM-UNTIRTA/VIIl/2022:

Dengan beredarnya informasi terkait kegiatan Technical Meeting yang dilaksanakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) yang viral di media sosial,
dengan ini BEM KBM Untirta menyampaikan sejumlah pernyataan:

Kegiatan Technical Meeting yang dilaksanakan oleh BEM KBM Untirta merupakan inisiatif BEM KBM Untirta dalam mempersiapkan mahasiswa baru
untuk mengikuti kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).

Adapun kegiatan PKKMB resmi yang dilaksanakan oleh institusi Untirta akan dilaksanakan pada tanggal 15-17 Agustus 2022 secara hybrid dengan skema perwakilan peserta sebanyak 150 orang dari masing-masing Fakultas dan peserta lainnya mengikuti secara daring dan Live Streaming Youtube sesuai Surat Edaran Nomor 7 Tahun 2022 mengenai Diskresi Pelaksanaan Keputusan
Bersama 4 (Empat) Menteri Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19).

Dengan ramainya pemberitaan di media sosial, maka dengan ini BEM KBM Untirta menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa baru, orangtua mahasiswa baru, dan masyarakat Serang dan sekitarnya atas ketidaknyamanan
yang disebabkan oleh kegiatan Technical Meeting.

Estimasi waktu yang direncanakan untuk pengambilan gambar video mozaik adalah dua jam, tetapi proses pengambilan gambar tidak sesuai dengan estimasi.

Terkait dengan adanya informasi larangan makan, minum, istirahat, dan sholat, panitia telah mengimbau peserta untuk sarapan terlebih dahulu sebelum mengikuti kegiatan dan membawa bekal makanan dan minuman untuk makan siang pada waktu istirahat.

Baca Juga :   Link Drakor "Hello, Me!" Episode 5, Kim Young Kwang Berusaha Tampil Kocak dan Menyedihkan

Sedangkan untuk sholat, diberikan waktu sesuai dengan jadwal istirahat selama dua jam, yaitu mulai dari pukul 11.00 WIB sampai dengan 13.00 WIB yang diatur secara bergiliran.

Baca Juga

Rekaman CCTV Ambulans Diduga Bawa Jenazah Brigadir J

Terkait beredarnya informasi mengenai kekerasan fisik dan verbal dari Gerakan Disiplin Kampus (GDK) kepada mahasiswa baru, sebelum pelaksanaan Technical Meeting, BEM KBM Untirta telah menyusun Standard Operating Procedure (SOP) dan melaksanakan Training of Trainer (TOT) bagi mahasiswa yang akan terlibat dalam kepanitiaan dengan harapan tidak terjadi kontak fisik dan kekerasan verbal kepada mahasiswa baru.

Jika ada mahasiswa baru dan pihak lainnya yang mengalami kejadian yang kurang menyenangkan dalam bentuk apapun, dapat melaporkan melalui
Hotline Humas Untirta (0822-9897-9737) dengan menyertakan identitas diri yang resmi dan jelas.

Adapun beberapa yang harus dibawa ke rumah sakit, panitia telah mengantarkan serta bertanggung jawab penuh sampai di rumah
sakit.

Presiden Mahasiswa (Presma) dan Wakil Presiden Mahasiwa (Wapresma) sebagai panitia supporting PKKMB 2022 berkomitmen mensukseskan kegiatan PKKMB dengan menjunjung tinggi kualitas, etika dan nilai-nilai kemanusiaan.(aqu)

Editor Restu

BERITA LAINNYA

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU HARI INI