Heboh Harga Mi Instan Naik Tiga Kali Lipat, Begini Reaksi Bos Indomie

Baca juga:

Truk Kontainer Lindas Motor di Jalan Lingkar Dalam Ukhuwah, Korban Dilarikan ke RS Bhayangkara

Pasalnya, perang antara kedua negara membuat ratusan ton gandum tertahan sehingga membuat harganya naik.

“Belum selesai dengan climate change, kita dihadapkan perang Ukraina-Rusia, di mana ada 180 juta ton gandum tidak bisa keluar, jadi hati-hati yang makan mi banyak dari gandum, besok harganya (naik) 3 kali lipat,” katanya.

Sementara, di tempat terpisah, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan telah membantah kenaikan harga mi instan imbas dari kenaikan harga gandum.

Ia menyebut, suplai dari beberapa negara akan membanjiri, sehingga berpengaruh pada harga produknya.

Menurutnya, dengan adanya panen dari sejumlah negara, selain Ukraina, akan berpengaruh pada harga gandum kedepannya.

Dengan pemenuhan suplai tersebut, Mendag Zulkifli menaksir tren harga gandum, maupun produk turunannya seperti mi instan akan turun pada September mendatang. (edj)

Editor: Erna Djedi