“Kasih menyalaaaa,” tulis @nabilhusein99.
“@nasbilhusei99 Bro saya capek lihat setiap minggu seperti ini…. kalau kita harus main dan bikin orang lain senang untuk apa kita bikin taktik, latihan keras, pre-season kalau orang lain sudah bikin semua dulu,” sahutnya.
Wajar saja hal itu disampaikan Dejan Antonic ke hadapan publik, pasalnya dalam laga PSIS Semarang vs Barito Putera tercipta kontroversi penalti.
PSIS Semarang disebut mendapat penalti hasil diving pada gol pertama yang dihasilkan Jonathan Cantillana.
Jonathan Cantillana menjadi eksekutor ketika itu setelah wasit memberikan hadiah kepada PSIS Semarang.
Hadiah penalti diberikan karena menganggap Taisei Marukawa jatuh pada menit ke -27 di kotak 16 Barito Putera akibat dilanggar pemain Laskar Antasari.
“Gol penalti PSIS Semarang terlihat diving Marukawa. Begitu pula gol kedua berasal dari pelanggaran kepada Dewangga yang sebenarnya jatuh sendiri,” tulis akun @pengamatsepakbola dengan unggahan video tayangan ulang.
Dilihat dari tayangan ulang tersebut baik ketika Taisei Marukawa jatuh maupun Alfeandra Dewangga tidak terlihat pemain lawan menyentuh. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







