Pohon itu diharapkan memperoleh status Cultural Heritage Administration (CHA).
“Kami menilai pohon tersebut punya nilai warisan budaya, mengingat bentuk, usia, dan kondisi pertumbuhannya. Kami segera mulai memeriksa lokasi bersama para ahli, pejabat setempat, serta penduduk untuk memutuskan penetapan sebagai monumen alam,” demikian bunyi rilis CHA. (berbagai sumber)
Editor: Yayu Fathilal