WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Ketua Bawaslu Rahmat Bagja dan Anggota Bawaslu Lolly Suhenty mengajak TikTok Indonesia bersama-sama melawan hoax (berita bohong); fitnah; dan ujaran kebencian pada Pemilu 2024.

Hal tersebut bagi keduanya sebagai harapan tiktok turut menyejukkan kontestasi Pemilu 2024.

Bagja menerangkan, hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian sangat berpotensi terjadi di berbagai platform media sosial, tidak terkecuali terjadi di TikTok. Maka dari itu, dia menegaskan, hal tersebut harus dilawan secara bersama-sama.

Baca juga:

Wow, Sebulan ACT Kumpulkan Donasi Rp 60 Miliar! 10 Sampai 20 Persen Langsung Potong Gaji Pegawai

Perjalanan Wajib Booster Mulai 17 Juli, Baca Ketentuan Lengkapnya

Meskipun ada kesan memberikan batasan kepada pengguna TikTok, tetapi Bagja menekankan hal tersebut jangan sampai mengganggu kreativitas atau yang menjadi ciri khas dari TikTok.

“Kampanye di TikTok boleh, tetapi tidak melanggar aturan, seperti melakukan fitnah, ujaran kebencian, dan hoaks. Kita pingin membuat kampanye yang fun sesuai dengan TikTok, asalkan tidak melanggar aturan kampanye,” katanya dalam rapat virtual Bawaslu dengan TikTok Indonesia, Senin (11/7/2022).

Senada disampaikan Lolly Suhenty. Dirinya juga menekankan tentang Pemilu 2024 mendatang berlangsung dengan damai.

“Kami berharap Pemilu 2024 nanti berlangsung dengan dama dipenuhi dengan suka cita, sejuk, tidak saling menjatuhkan, tidak saling serang,” tuturnya.

Merespon hal tersebut, perwakilan TikTok Indonesia menyambut baik ajakan Bawaslu untuk berkolaborasi untuk melawan hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian pada Pemilu 2024.

“Kalau terkait fitnah, ujaran kebencian, hoaks, no questioning kita sangat concern dengan hal itu. Kita pasti dengan senang hati berkolaborasi dengan Bawaslu untuk bersama melawan itu dalam Pemilu 2024,” tegas Shiella Pandji selaku Public Policy and Governmental Relations TikTok.

Dia meyakinkan, TikTok berkomitmen untuk selalu mematuhi hukum dan aturan yang berlaku di Indonesia, termasuk aturan perundang-undangan mengenai kepemiluan yang ada.

Baca juga:

BREAKING NEWS: Pria Tenggelam Bersama Kelotoknya yang Bocor Dekat Jembatan RK Ilir Ditemukan Jadi Mayat

Hal ini, lanjut Shiella, akan diterapkan dalam standar komunitas TikTok Indonesia.