“Saran dokter agar segera dikeluarkan dan dibersihan dengan sistem ERPOC (serupa dengan kuret bahasa umumnya), dan telah dilakukan kemarin 2 Juli 2022,” kata Annisa.
Meski sangat mengharapkan kehadiran buah hati kedua setelah bertahun-tahun menunggu, menurut Annisa, dirinya dan suami ikhlas dan menyakini ketetapan Allah adalah yang terbaik.
Namun, Annisa tidak memungkiri dirinya tak bisa membendung kesedihan atas kenyataan ini.
“Kami hanya hamba Allah yang lemah, airmata dan sedih ini susah sekali untuk dibendung, dan berharap waktu yang akan menyembuhkannya,” ujarnya.
Annisa mengungkapkan, saat ini dirinya sedang dalam tahap pemulihan, dan hari ini sudah lebih baik setelah melakuan kuret. (edj)
Editor: Erna Djedi