Beginilah Dapur Katering Jemaah Indonesia di Bandara Jeddah, Ada Menu Darurat

WARTABANJAR.COM, JEDDAH – Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan layanan katering untuk jemaah haji Indonesia setibanya di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah.

Layanan ini disediakan di area kedatangan alias di terminal haji bandara Jeddah.

Kepala Daker Bandara Haryanto berharap layanan makan selamat datang ini bisa membantu jemaah untuk menjaga stamina mereka setelah menempuh perjalanan panjang, antara 7 – 10 jam dari Tanah Air.

Apalagi, usai mendarat di Jeddah, mereka akan diberangkatkan dengan bus menuju kota Makkah untuk melaksanakan umrah wajib.

Baca juga:

Viral, Video Editan Netizen Seolah Presiden Jokowi Mengcover Lagi ‘Tak Ingin Usai’ Milik Keisya Levronka

Viral, Shin Tae-yong Diajari Ucapkan Selamat Lebaran, Peci Dikenakannya Jadi Sorotan

“Katering di bandara semuanya dimasak di dapur ini. Proses masaknya pun mesti berada di dapur, karena hal tersebut tercantum di kontrak, harus bisa masak langsung, agar saat jemaah haji tiba kondisi makanan masih aman,” kata Kepala Daker Bandara, Haryanto, di Jeddah, Jumat (24/6/2022)

Penyediaan makanan ini hanya diperuntukkan bagi jemaah yang mendarat di Jeddah dan diberikan saat jemaah memasuki bus yang akan membawa mereka menuju kota Makkah.

Artinya, menu makanan dijamin masih layak konsumsi karena dimasak dua jam sebelum jemaah mendarat.

Baca juga:

Gerindra Kota Medan Kompak Deklarasikan Prabowo Presiden

Lebih 7.500 Pengunjung Hadiri Event Promosi Pariwisata dan Pemulihan Ekonomi BVF di Kubah Basirih

Untuk jemaah gelombang pertama yang mendarat di bandara Madinah, mereka tidak diberikan konsumsi usai mendarat.

Baca Juga :   Seskab Teddy Indra Wijaya Ajak Umat Islam Peringati Isra Mikraj dengan Teguhkan Iman

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca