“Tim SAR yang diterjunkan sekitar 20 orang, mulai dari petugas pencarian, polisi medis, polisi sungai dan petugas pemadam kebakaran,” ujar Muliaman.
Pencarian telah dilakukan dua hari sejak Kamis (25/6) dan Jumat (26/5). Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu, dimulai dari lokasi awal, hingga titik hilangnya Eril.
“Kemudian lanjut menyisir sisi singai sepanjang 7 kilometer. Di akhir pencarian kemarin saya mendampingi orang tua Eril, Bapak Ridwan Kamil dan istri untuk berbicara kepada petugas di akhir pencarian,” ujar Muliaman.
Sebelumnya dilansir media online setempat, Blick.ch pihak kepolisian kesulitan melakukan pencarian karena kondisi sungai yang keruh.
Saat ini pihak setempat juga sebenarnya tidak menyarankan untuk berenang di Sungai Aare karena arusnya yang deras.(aqu)
Editor Restu






