Rekor Film KKN di Desa Penari Jadi Film Horor Terlaris Sepanjang Masa, Dokter Strange 2 Tak Mampu Salip
WARTABANJAR.COM - Film KKN di Desa Penari pecahkan rekor film horor terlaris di Indonesia, Jumat (13/5/2022).
Sejak penayangan 5 Mei lalu, film KKN di Desa Penari bersaing dengan film Doctor Strange 2.
Namun film sekelas Marvel pun tetap tak jadi pesaing film horor lokal KKN di Desa Penari yang diangkat dari kisah nyata cuitan Twitter.
Melalui akun Instagram produser Manoj Punjabi mengabarkan film KKN di Desa Penari jadi film horor terlaris sepanjang masa.
Hingga pukul 17.00 WIB kemarin, Kamis (12/5/2022), penonton KKN di Desa Penari tembus 4,5 juta orang.
"KKN di Desa Penari menjadi FILM
HOROR TERLARIS SEPANJANG MASA
Hingga jam 5 sore ini tembus 4.500.000++ penonton telah bertemu Badarawuhi!
Terima kasih banyak untuk antusiasnya penonton Indonesia, dukung terus perfilman Indonesia!," tulis Manoj Punjabi.
Kesuksesan ini disaksikan Menparekraf RI, Sandiaga Uno yang menilai industri perfilman tanah air telah bangkit.
"Bangga!! Film lokal semakin berjaya!
Ini menjadi kabar baik bagi sektor ekonomi kreatif tanah air karena industri perfilman sudah mulai bangkit.
Optimis dapat terus meningkat, menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan mendorong pemulihan ekonomi.
Baru saja saya mendatangi salah satu bioskop di Jakarta.
Tiket film KKN Di Desa Penari habis, sementara film luar negeri yang juga sedang hits tiketnya masih tersedia.
Hingga hari ini saja, yang sudah menonton KKN Di Desa Penari di bioskop mencapai 4,5 juta. Mengalahkan film Doctor Strange di angka 3 juta. Apakah kalian sudah
menjadi bagian dari 4,5 juta penonton?
Yang belum, yuk segera ditonton filmnya, dukung perfilman nasional!."
Cerita dari film KKN di Desa Penari berasal dari cuitan akun @simplem81378523 mengunggah sebuah kisah nyata tentang KKN di desa terpencil.
Kisah horor dengan judul KKN di Desa Penari. Diyakini, kisah tersebut terjadi di Banyuwangi, Jawa Timur.
Film KKN di Desa Penari ini menceritakan enam mahasiswa yang melakukan kegiatan KKN di sebuah desa yang bernama Desa Penari.
Mereka mengalami berbagai kejadian ganjil selama pelaksanaan kegiatan KKN di Desa Penari tersebut.