Apalagi beberapa waktu lalu, Labkes Kalsel kata Riku sempat dikunjungi dari Tim Surveilans Epidemiologi Kementerian Kesehatan RI.
Kunjungan mereka ke Labkes bertujuan untuk membahas soal koordinasi pelayanan Labkes terhadap calon jemaah haji.
Dimana, Kalsel sendiri mendapat jatah kuota haji sebanyak 1.743 orang. Terdiri 1.732 jamaah, 1 orang pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIBU), dan 10 petugas haji daerah.
Sedangkan Bandara Internasional Syamsuddin Noor ditunjuk sebagai embarkasi dan debarkasi haji untuk wilayah Provinsi Kalsel serta Kalteng. Tercatat, ada 2.514 jumlah penumpang dibagi 7 kloter keberangkatan.
“Labkes Provinsi Kalsel sifatnya hanya membantu pelayanan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) di Banjarbaru. Dengan punya dua alat, kita bisa saja memeriksa satu hari itu sebanyak 300 sampel,” pungkasnya. (edj/mc)
Editor: Erna Djedi







