Semua Warga Sipil Sudah Dievakuasi, Rusia Gempur Pasukan Ukraina di Pabrik Baja Mariupol

Pada Jumat (6/5) wakil komandan Resimen Azov, Kapten Sviatoslav Palamar, menyebut Rusia menembakkan senjata anti-tank ke kendaraan evakuasi.

Tiga orang pasukan Ukraina dilaporkan tewas dalam insiden itu.

Sementara nasib sekitar 2.000 tentara dan kombatan Ukraina di Azovstal, belum diketahui usai evakuasi sipil.

Pasukan ini dilaporkan berulangkali menolak ultimatum menyerah dari Rusia.

Pasukan Rusia kemudian menggencarkan bombardir ke kompleks Azovstal.

Otortias Ukraina menyebut pasukan Rusia semakin mendesak, bahkan memasuki jaringan terowongan.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, menyatakan pihaknya tengah mencari cara mengevakuasi pasukan pertahanan Mariupol.

Diakuinya upaya evakuasi ini akan sulit namun pihaknya tetap berupaya.

“Kami tidak kehilangan harapan, kami tidak akan berhenti. Setiap hari kami mencari opsi-opsi diplomatis yang mungkin ditempuh,” kata Zelensky dilansir Associated Press. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi