Juga sebagian dari koleksinya adalah Al-Qur’an lengkap lainnya, dari Surat Al-Fatihah hingga Surat Al-Nas, yang ditulis di Mekah di seberang Ka’bah selama bulan Ramadhan 1025 H atau 1616 M, atau hampir 1.000 tahun yang lalu.
Ditulis ulang oleh cendekiawan Mullah Ali Al-Qari yang meninggal pada tahun 1014 H atau 1605 M, Al-Qur’an ini menggunakan tinta hitam, dengan bagian merah dan biru.
Koleksi perpustakaan mengkategorikan buku berdasarkan jenis tulisan kaligrafi, wilayah, tanggal salinan, atau cara menghiasnya.
Ada juga Al-Qur’an India dengan berbagai dekorasi bunga, serta contoh produksi Cina, Kashmir, dan Mamluk yang indah.
Dalam hal naskah, jangkauannya meliputi Galilea (Kufic), Naskh, Thuluth, Timbuktu, dan Sudan Akhir. Ada juga tulisan khusus untuk Syam, Irak, Mesir, Yaman, dan dari daerah Najd dan Hijazi. Demikian dilansir Arab News. (*)
Editor: Erna Djedi






