Gelandang Asing Persija Makan Konate Pilih Puasa Ramadan di Kampung Halaman Mali

“Kalau puasa di Mali itu sering saat memasuki cuaca panas. Kalau cuaca panas di Mali bisa mencapai 39-41 derajat. Saya ingat tahun lalu lihat di berita banyak orang menyiram kepalanya dengan air dan es batu. Ada juga yang menaruh esnya di badan. Kalau suhu normal 26-27 derajat. Jadi saat puasa memang saat panas,” katanya.

Konate juga menceritakan pengalaman masa kecilnya saat pertama kali berpuasa full selama satu bulan. Selain itu, ia pun mengaku tak kesulitan saat menjalankan puasa di Indonesia.

“Dari kecil tentu mencoba-coba untuk puasa. Kalau anak kecil puasa siang bisa minum. Terus belajar-belajar sampai akhirnya bisa puasa full. Puasa full pertama kali mungkin saat SMA,” tutur Konate.

“Kalau puasa pertama di Indonesia itu saya ingat di Pekanbaru. Tak ada masalah dengan makanan. Saya waktu itu masih sendiri. Saya tak bisa masak tapi order atau bungkus makanan kemudian masukan di kulkas. Saya sudah berapa lama puasa di sini (Indonesia). Tak ada masalah. Di sini waktunya lebih cepat,” ucap pemilik tujuh gol di Liga 1 2021/2022 itu.(aqu)

Editor Restu