WARTABANJAR.COM, ALUH-ALUH – Hingga pukul 20.00 Wita, belasan orang masih menjalani perawatan di Puskesmas Aluh-aluh Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan, Rabu (30/3/2022) sore. Kondisi mereka berangsur membaik.
Mereka diduga mengalami keracunan massal di Desa Podok RT 03 Kecamatan Aluh-aluh Kabupaten Banjar setelah melaksanakan tanam padi di Sungai Luru Tabunganen, sawah milik Samlan (55).
Berikut nama-nama pasien di Puskesmas Aluh-aluh Kabupaten Banjar diduga keracunan. Aminah (40), Hamidah (40), Zuriah (40), Rahmah (34), Jumiah (48), Jaelani (47), Diana (35), Mirna (33), Suriansyah (52), Mariati (40), Mulmaiti (55), Jairulah (23), Suryani (50), Ripaii (22), Helmiati (35), Kamsiah (60), Darmanhuri (30), Hj Hamdani (72).
Namun jumlah pasien bertambah dari 18 orang menjadi total sebanyak 26 orang, dengan rincian, menjalani perawatan sebanyak 14 orang dan observasi ada 12 orang.
Kepala Puskesmas Aluh-aluh, drg Surati Widiyanti mengatakan, pasien sebagian kondisinya sudah membaik. Pihaknya intensif memberikan pengobatan, mulai dari memasang infus dan injeksi obat-obatan untuk mereka minum.
Perawat di Puskesmas Aluh-aluh akrab disapa Oza membenarkan ada warga dari desa Podok diduga keracunan masih dirawat di Puskesmas Aluh-aluh.
“Mereka tiba di puskesmas sekitar pukul 17.30 Wita,” katanya.
Seusai menyantap masak habang, ada yang muntah-muntah dan pusing hingga dilarikan ke Puskesmas Aluh-aluh Kabupaten Banjar. (bjg)
Editor : Hasby