Dia juga kembali memburu kartu perdana provider lokal untuk mendukung kebutuhan berkomunikasinya selama di Indonesia.
Quartararo mempunyai misi untuk bangkit di Pertamina Grandprix of Indonesia.
Dalam balapan sebelumnya, Quartararo cuma bisa finis di posisi kesembilan.
Rider Prancis itu finis 10,543 detik lebih lambat dari Enea Bastianini yang menjadi pemenang.
Menjelang balapan di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Quartararo ingin bangkit.
Pada tes MotoGP di Mandalika pada Februari lalu, Quartararo menempati posisi kedua pada hari kedua.
“Hasil di MotoGP Qatar menyakitkan, tapi kami harus tetap kuat. Kami akan mencari solusi dan akan lebih baik lagi nanti di Mandalika,” ujar Fabio Quartararo. (berbagai sumber)
Editor: Yayu Fathilal







