Dengan bertambahnya persediaan gula di tingkat distributor, maka kelangkaan gula pasir di Kalsel dapat diantisipasi, hingga berhasil menurunkan harga di minggu ke empat bulan Februari.
“Berdasarkan pantauan Disdag di 3 pasar di Banjarmasin kini turun menjadi Rp13.500,00 hingga Rp14.000,00 per kilogram, dibanding sebelumnya seharga Rp14.000,00 sampai Rp15.000,00 per kilogram,” ujar Birhasani.
Sementara berdasarkan pemantauan hari ini (1/3), ketersediaan gula pasir di tingkat dstributor, pedagang besar, dan ritel modern mencapai 2.000 ton lebih, dengan suplai yang cenderung lancar.
Angka ini, dikatakan Birhasani belum termasuk ketersediaan di tingkat pedagang pasar tradisional di kabupaten/kota.
“Ketersediaan gula di Kalsel untuk bulan Maret aman, dan masyarakat tidak perlu khawatir, karena pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat hingga bulan Ramadan nanti. Tentunya diharapkan kiranya Pemerintah Kabupaten/Kota juga melakukan pasar murah melalui program Dinas Perdagangan masing-masing,” ucap Birhasani. (edj/mc)
Editor: Erna Djedi







