Masih mengutip CNN, Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, menyebut IHSG berpotensi bergerak terbatas dengan laporan emiten yang menunjukkan tahun fiskal (FY21) yang relatif stabil.
“Laporan Kinerja emiten secara full year 2021 yang cukup stabil sewajarnya dapat memberikan sentimen yang bagus terhadap pola gerak IHSG hingga beberapa waktu,” tulis William dalam risetnya.
Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 6.702 dan resistance 6.954. Adapun saham-saham pilihannya, yaitu ITMG, ASII, BBCA, AALI, GGRM, AKRA, dan TBIG.
IHSG ditutup melemah 102,236 poin atau turun 1,48 persen ke level 6.817 pada perdagangan sebelumnya, yakni Kamis (24/2).
Pelaku pasar asing mencatatkan beli bersih di seluruh pasar sebesar Rp881,50 miliar. (*)
Editor: Erna Djedi







