Ratusan Rumah Penduduk Sipil Dibakar, Warga Tuduh Junta Militer Myanmar Pelakunya

Insiden ini dilaporkan terjadi seiring junta militer Myanmar berusaha untuk menghancurkan perlawanan terhadap kekuasaannya.

Aksi protes massal terhadap kudeta militer tahun lalu telah dibalas dengan tindakan keras militer yang brutal, dan kekerasan telah berkobar di seluruh Myanmar ketika warga sipil membentuk “pasukan pertahanan rakyat” (PDF) untuk menentang junta.

Kantor berita AFP, Sabtu (5/2/2022) melaporkan seorang wanita dari desa Bin di wilayah Sagaing, lokasi bentrokan baru-baru ini, mengatakan pasukan junta telah tiba beberapa hari lalu.

“Mereka menembakkan artileri dan menembakkan senjata sebelum masuk,” katanya pada hari Jumat (4/2/2022).

Dia menambahkan bahwa suara-senjata tersebut itu telah membuat penduduk desa melarikan diri. (brs/berbagai sumber)

Editor: Yayu Fathilal