Mulyanto menyetujui saran para ahli agar pemerintah menyusun peta detail geologi teknik di wilayah IKN tersebut sehingga mengetahui secara persis daerah-daerah mana yang rawan bencana, kemudian melakukan mitigasi spesifik.
“Langkah itu penting untuk memberi rasa aman bagi masyarakat,” sambung Mulyanto sembari berharap, Badan Geologi Kementerian ESDM seharusnya bertugas menangani persoalan tersebut.
Diketahui, para ahli mengungkap beberapa potensi bencana geologi penting pada IKN.
Potensi bencana tersebut adalah potensi patahan dan pergeseran tanah karena keberadaan gunung api lumpur atau mud volcano di wilayah IKN dan bencana yang dapat terjadi diakibatkan jebakan gas dangkal.
Selain itu, keberadaan sumber batu bara dikhawatirkan memicu kebakaran di IKN serta banyaknya lubang tambang yang harus ditutup. (edj/rls)
Editor: Erna Djedi hal/sf)







