Kejadian itu berawal dari adu mulut antara penambang dengan pelaku tetapi di tengah perdebatan, oknum tersangka langsung mengeluarkan senjata api jenis laras panjang dari tas tersangka dan melakukan penembakan.
“Awal kejadiannya begini, terkait dengan puritan milik Toni Batuwael, yang dibekingi oleh oknum Brimob dari Kompi 3 ilik Toni Batuwael, yang dibekingi oleh oknum Brimob dari Kompi 3 Yon A Pelopor Namlea, Bernama Brigpol AB, masalah dengan Andi Latbual, terkait dengan aktifitas kodok-kodok, lalu oknum Brimob itu bilang, memangnya orang Buru siapa yang larang, saya langsung tembak disini,’’ jelas Wuder Narlatu
“Sementara tokoh adat bernam Made Narlatu itu sedang membersihkan talang atau dompeng langsung ditembak oleh Oknum Brimob tersebut,” terang Wuder Narlatu.
Para penambang langsung berlarian saat mendengar bunyi tembakan dan meninggalkan lokasi penambangan, tidak lama korban langsung dievakuasi oleh keluarga korban yang berada di lokasi.
Keluarga korban marah dan langsung membakar rumah dari keluarga tersangka, hingga saat ini Anggota Kepolisian Dengan Senjata lengkap mengamankan Kawasan Gunung Botak. (edj)
Editor: Erna Djedi







