“Dan untuk di daerah terkait dengan tenaga honorer ini sepanjang itu masih diperlukan kemudian keuangan daerah ada, saya pikir tidak masalah, namun juga harus disesuaikan dengan kepentingan dan kemampuan keuangan daerah,” tutur Sulkan.
Sulkan menuturkan, saat ini BKD Kalsel mencatatkan jumlah tenaga honorer yang didanai melalui APBD Pemerintah Provinsi Kalsel sekitar 10.000 orang.
“Saat ini tenaga honorer yang tercatat di Pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan sekitar 10.000 orang, itulah kemampuan keuangan daerah Pemerintah Provinsi Kalsel untuk tenaga honorer tahun ini,” pungkas Sulkan. (aqu)
Editor Restu







