Polisi Amankan Bahan Peledak dan Sajam Setelah Ambil Tindakan Tegas Terhadap Satu Teroris MIT

    Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen. Pol. Rudy Sufahriadi menuturkan, operasi Madago Raya sudah diperpanjang untuk pelaksanaan tahun 2022. TNI-Polri sementara terus bekerja untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat dan tokoh agama guna menurunkan para DPO agar menyerahkan diri.

    “Tetapi sampai sekarang belum ada, sehingga harus terus dicari,” jelas Jenderal Bintang Dua.

    Kapolda Sulteng menuturkan bahwa Operasi Madago Raya tahun 2022 akan mengedepankan tindakan soft approach. Tentang bagaimana cara bertindak, semuanya sementara masih dirumuskan.

    “Kini masih ada empat sisa DPO teroris Poso. Dua dari Poso yaitu Suardin alias Farhan alias Abu Farhan dan Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang alias Basir, serta dua dari Bima NTB yaitu Jafar alias pak Guru alias Askar dan Imam alias Galuh alias Nae,” tutup Irjen. Pol. Rudy Sufahriadi. (edj)

    Editor: Erna Djedi

    Baca Juga :   Nasdem Belum Masuk Kabinet Merah Putih Pimpinan Presiden Prabowo, Surya Paloh Singgung "Budaya Malu"

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI