Seiring dengan makin maraknya wabah Omicron di sejumlah negara, Google juga merilis data grafik pencarian tentang gejala penyakit lainnya yang berhubungan dengan COVID-19, Omicron dan gangguan pernafasan lainnya di beberapa negara yaitu Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, Irlandia, Singapura dan Inggris.
Para netizen di negara-negara itu, berdasarkan data yang dirilis Google pada Sabtu (4/12/2021) kebanyakan mencari gejala seperti kecemasan, asma, batuk, depresi, demam, lelah berlebihan (fatigue), sakit kepala, anosmia (kehilangan indera penciuman karena hal-hal di luar penyakit seperti adanya penyumbatan saluran pernafasan, lendir, dll), sesak nafas, nausea (mual), dan sebagainya yang berhubungan dengan penurunan daya tahan tubuh dan gangguan pernafasan.
As the #COVID19 pandemic continues, people are searching for the various symptoms associated with the virus.
— GoogleTrends (@GoogleTrends) December 3, 2021
Explore #COVID19 symptoms in Search by country and US states 👇https://t.co/fpv50i7wkt pic.twitter.com/IQTrky8KsS
(brs)
Editor: Yayu Fathilal







