“Ada 22 atlet, 2 wasit, dan 1 pelatih. Sepanjang sejarah, adalah yang terbanyak,” kata Dahlan.
Sementara itu, Sekertaris Umum KONI Kalsel, Enly Hadiyanor mengatakan, pengukuhan ini sejatinya dilakukan pada awal tahun lalu. Namun lantaran berbagai kendala seperti pandemi dan bencana banjir yang menerjang Banua, prosesi pengukuhan baru bisa dilaksanakan hari ini.
“Sebenarnya tidak ada sesuatu yang krusial, yang menyebabkan pengukuhan ini tertunda,” ucap Enly.
Enly berharap, dibawah kepemimpinan Drs Dahlan KONI Batola tetap solid, menjalankan Tupoksi organisasi dan baik, dan meningkat dari segi prestasi.
“Kita berharap KONI Batola mampu menjaring pola relasi yang baik, sinergi, dan kolaborasi dengan stakeholder kabupaten Batola. Yang sudah solid tambah solid dan mampu membina olahraga di Batola serta semakin berprestasi,” pungkasnya. (Qyu)
Editor Restu







