Ditetapkan sebagai Tersangka, Anak Nia Daniaty Langsung Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Kasus dugaan penipuan penerimaan CPNS yang disangkakan terhadap putri penyanyi Nia Daniaty, Olivia Nathania alias Oi, menemui babak baru.
Penyidik Pold Metri Jaya secara resmi telah menetapkan Oi sebagai tersangka.
Tidak hanya itu, polisi juga langsung menahan Olivia Nathania malam ini, Kamis (11/11/2021).
"Yang bersangkutan kami lakukan penahanan malam ini," ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat.
Olivia keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 20.20 WIB langsung menggunakan baju tahanan berwarna oranye.
Olivia kemudian dibawa ke Gedung Dokkes Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan medis sebelum ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.
Wakil Direktur Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya, AKBP Jerry Siagian, mengatakan penyidik telah memiliki cukup bukti untuk menetapkan Olivia sebagai tersangka.
"Tersangka dijerat dengan Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, berdasarkan laporan kepada kita tentang penipuan CPNS itu," ujar Jerry.
Sementara itu, Susanti Agustina, kuasa hukum Olivia Nathania, seakan tak ingin kliennya menjadi tersangka tunggal kasus penipuan perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS).
Susanti menyebut Agustin yang merupakan salah satu pelapor kasus ini turut terlibat.
Hal ini ditunjukkan Susanti dengan melaporkan Agustin ke Polda Metro Jaya, Kamis (11/11/2021).
Susanti mengaku menyerahkan bukti keterlibatan Agustin atas kasus yang menjerat kliennya tersebut.
"Olivia tidak sendiri dan ada keterlibatan dari Ibu Agustin karena diduga melakukan (secara) bersamaan," kata Susanti Agustina di Polda Metro Jaya, Kamis (11/11/2021).
Dikatakan Susanti, Agustin mencari beberapa korban untuk dipertemukan dengan kliennya.
Tidak asal berbicara, Susanti menyatakan siap untuk menunjukkan percakapan antara Agustin dengan sejumlah korban.
"Ada grupnya dia mengatakan bahwa "eh kalian yang ikut disini yang nama-namanya sudah masuk di dalam CPNS ini, anda yang sudah bekerja di swasta tolong keluar aja disuruh resign." Itu artinya apa? Artinya meyakinkan bahwa orang-orang ini keterima, padahal belum diterima," ucapnya dikutip dari CNN.