Warga Alalak Tengah Menjerit, Sudah Berhari-hari Air Leding Mati Total


WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Sudah sekitar dua pekan terakhir distribusi air leding di kawasan Banjarmasin Utara, khususnya Alalak Tengah, mengalami gangguan.

Kondisi tersebut makin parah di seminggu terakhir, di mana air yang didistribusikan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bandarmasih Banjarmasin mati total meski disedot menggunakan mesin pompa.

“Dini hari tadi (8/11) sekitar pukul 2 sampai jam 4 subuh sempat mengalir, tapi kecil. Setelahnya tidak mengalir sama sekali lagi,” ucap Husna, Warga RT 14, Alalak Tengah, dilansir Sonora.

Ia mengaku, tidak mengetahui secara jelas penyebab air ledeng tidak mengalir sama sekali di wilayahnya.

“Dari RT 15, 14, 13, 12, 11, air bersih PDAM Bandarmasih sama sekali tidak keluar, bahkan yang menggunakan mesin pompa pun tetap tidak keluar airnya. Yang banyak keluar justru angin,” ungkapnya.

Dirinya mengaku, sempat meminta bantuan air tangki untuk memenuhi keperluan hidup sehari-hari. Namun itu pun tak seberapa, karena harus saling berbagi dengan warga lainnya.

“Ada tiga kali dibantu air bersih pakai mobil tangki. Cuman dapat jatah satu drum satu rumah. Sudah juga sudah tanyakan apa penyebabnya gangguan ini. Katanya ada kesalahan, tapi tidak ada juga perubahan,” pungkasnya.

Akibat kondisi ini, warga setempat pun terpaksa menggunakan air sungai untuk keperluan sehari-hari.

Namun karena kualitas air sungai yang menurun, warga pun akhirnya mengalami penyakit kulit.