WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Dinda Syarif pada podcast #CLOSETHEDOOR bersama Deddy Corbuzier mengungkapkan orientasi seksualnya. Berjudul TRANSGENDER PALING SEXSEEH itu, Dinda Syarif menceritakan perjalanan hidupnya sedari kecil, sudah kemayu-kemayuan.
Transgender ini sejak kecil sudah mengidentifikasi dirinya seorang perempuan. Bahkan sedari kecil sering dibully oleh teman-teman, warga kampung, hingga orangtunya.
Disesalkannya, orangtua bahkan sampai main tangan.
“Bencong loe, anak laki ngak boleh main sama perempuan,” ungkap Dinda Syarif kepada Deddy Corbuzier.
Itulah hidup jadi seorang Transgender bukan di Indonesia saja tetapi banyak melihat diberbagai belahan negara juga berat.
“Juga jadi sedih,” ucap Deddy.
Dinda Syarif setamat sekolah menengah langsung merantau ke Jakarta mencari kerjaan. Pernah menjadi asisten make up artis, ngelap keringat artis dan saat itu masih mencari jati diri, namun tetap lebih I Am Woman.
Saat menjadi asisten artis, dirinya tidak boleh kutek karena seorang cowok. Kemudian saat itu ngobrol dengan asisten make up yang menyampaikan bahwa wajahnya feminim dan tinggal hormon saja lagi, dan saat itulah bimbang.
“Akhirnya beli hormon,” katanya.
Dinda Syarif mengungkapkan orientasi seksual juga suka pria sejak kecil hingga sekarang sudah menemukan jati diri.







