Danrem Brigjen TNI Firmansyah melanjutkan, “Semangat sang pahlawan harus diwujudkan dalam membangun bangsa ini menjadi lebih baik, terutama persatuan dan kesatuan dalam mengedepankan kebersamaan.”
Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, mengatakan bahwa perku diketahui yang namanya pahlawan adalah urat nadinya pembangunan bangsa.
“Artinya banyak pelajaran yang diberikan oleh pahlawan bangsa kita, terutama nilai juang menghadapi segala macam problem, dimana setiap pahlawan menghadapi setiap persoalan dengan gagah berani. Seorang pahlawan memberikan pembelajaran ke arah jalan yang diridhoi oleh Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. Itu yang harus kita warisi sampai hari ini, didalam kita menghadapi kehidupan-kehidupan, persoalan negara, persoalan pemerintahan, persoalan sosial kemasyarakatan, kita harus mengambil semangatnya,” ucapnya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto, perwakilan Kajati Kalimantan Selatan, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Sekda Provinsi Kalsel, Danlanal Banjarmasin, perwakilan Danlanud Sjamsudin Noor, Walikota Banjarmasin, serta jajaran pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan Pemerintah Kota Banjarmasin. Jajaran Forkopimda Kalimantan Selatan hadir dengan mengenakan busana adat Banjar.
Usai upacara peringatan, dilaksanakan pengukuhan DPP Laskar Pangeran Antasari Kalimantan dan diakhiri kegiatan tabur bunga di Makam Pahlawan Nasional Pangeran Antasari. (edj/penrem)
Editor: Erna Djedi







